Monday, July 24, 2017

Aku tak pernah putus harapan akan rahmat dan kasihNya
Tapi aku putus harapan pada diri aku sendiri
Sejujurnya aku penat.
Penat dengan hidup yang aku tidak tau cara kemudinya
Orang melihat aku ketawa seolah tiada apa
Hakikatnya aku seperti bernafas di dalam lumpur
Aku sangka masa akan sembuhkan semuanya
Namun sepertinya masih belum
Apa yg aku rasa semakin sakit
Apa yg aku cuba lupa semakin jelas
Apa yg aku cuba terima semakin payah
Aku tetap dan masih juga rasa sakit
Terkadang hidup terasa begitu payah
Seperti mindaku satu neraka abadi
Semuanya meluru kembali
Menari nari di mindaku
Menyesakkan dadaku
Menggigilkan tulang temulangku
Membuat aku seperti hilang kewarasan
Membuat aku tidak percaya lagi
Pada diriku sendiri

Friday, July 21, 2017

Saturday, June 10, 2017

people say to be strong then you have to enjoy being alone.

Despites how happy I am to have company and friends, sometimes I want to be alone. Just me and myself. Me and my world, me and my fantasy, me and my melody, me and me sorrows, me and my peace. Just me. Coz within the loneliness I foundy strenght and I found myself.

Sometimes when I being among human too much, I forgot my own existence and my real self. I need to get it back so can you leave me alone for a while till I gain back myself to my soul. And when I found myself,  I'll go back to you.

Friday, March 31, 2017

Kenapa selalu kita yg beriya. Orang tak pernah kisah pun kita.

Kita korbankan masa dan tenaga utk orang. Tapi bila kita harapkan sikit je dari orang,  banyak alasan diberi.  Semuanya berkira.  Rasa macam terhina pulak.

Aku, apa yg ak harap dari manusia... Tak banyak pun.  Aku tak perlu harta korang or tenaga korang.  Aku cuma mahukan keikhlasan dalam berkawan je. Ikhlas.

Hati orang kita jaga,  hati sendiri pendam sakitnya tak terkata.  Kalau aku diam itu tanda aku marah.  Diam aku juga tanda aku kecewa dan berputus asa untuk mempertahankan perhubungan sebab mestilah aku je yg beriya. Sedangkan orang sedikit pun tak heran kewujudan ak selama ini.

Saturday, February 25, 2017

The opposite of depression is not happiness
but, vitality.

How it feels to be depressed?
It when you act less, doing less, and feeling less.
And you feel it's painful to be alive.

Tuesday, November 29, 2016

Sunday, October 9, 2016

Kadang-kadang Allah bagi apa yang kita mohon suatu ketika dulu, untuk sedarkan kita yang itu bukan yang kita perlu.

Pernah tak satu ketika bila kita berada dalam satu situasi yang buatkan kita rasa down, sedih. Kita pun terus berdoa mohon agar Allah keluarkan kita dari situasi tu, kita mohon apa yang hati kita berkehendak. Kita mohon Allah berikan kembali sesuatu yang kita fikir dapat ubati kesedihan kita.

Dan kemudian lepas tu, Allah memang bagi. Kita terkejut, kita bersyukur. Apa yang kita minta dah dapat walaupun dulu kita fikir macam mustahil. And then, lama-lama kita rasa macam situation yang Allah letakkan kita suatu ketika dulu, yang kita down tu, yang kita sedih tu, lebih baik dari sekarang. Sebab kita dah mula sedar apa yang kita minta tu tak dapat berikan kita kebahagiaan pun. Kalau ye pun, sekejap saja. Then, baru kita tahu, kadang-kadang Allah tetap beri untuk tunjukkan pada kita yang apa yg kita fikir baik untuk kita, tidak semestinya sesuai untuk kita.

Jadi, tiap kali Allah uji kita, berhenti sejenak, muhasabah dan fikir. Apakah ujian itu patut disyukuri atau ditangisi. Memang pahit tapi itulah penawar. Ujian itu mengubati hati kita yang sarat dengan dunia. Kita nak happy saja, x nak sedih. Sebab tu kita cepat-cepat doa pada Allah berikan kita bahagia. Allah beri tapi kemudian kita rasa makin hilang. Kita lupa ujian itu sebenarnya tanda Allah sayang. Bukan tak boleh doa, boleh. Tapi doakan kita diberi kesabaran dan ketabahan untuk lalui ujian itu dengan baik. Dan muhasabah diri tiap kali ditimpa ujian. Barulah ujian itu bermakna, dan bukan hanya memberi kesakitan semata. Biarlah ujian itu menjadi asbab kita ke syurga, insya Allah.

Aku pun tak faham dengan diri aku, kadang-kadang aku muhasabah diri, kadang-kadang aku macam jilake, kadang-kadang aku macam x wujud. Tapi, yang aku pasti...walau apa saja kedudukan aku, aku cuba kembali pada Dia, mula kembali, biarla seribu kali pun aku gagal.
 

Copyright 2010 Monolog Seorang Aku.

Theme by WordpressCenter.com.
Blogger Template by Beta Templates.